Love and families is the primary motivation

Membangun asa dan rasa, merajut tali silaturahmi bersama, untuk sebuah komitmen yang Kami impikan. -PAL-

Me n My Best Friend's

D'Barbelz :D i'ts so long time we'r not see each other "FRIEND'S"

Lets Think

Life is Short Play More, kehidupan ini singkat sayang sekali kalau hanya membuktikan bahwa yang mereka katakan adalah benar.

Bersuara bagi yang tak Terdengar

Perjuangan dalam kehidupan bukan bagaimana kita menjadi lebih baik, tapi bagai mana saya dan lingkungan saya menjadi lebih baik dengan keberadaan kita.

Menunggu bukan berarti Diam

Membangun dan Menata apa yang mereka harapkan, apa yang mereka inginkan dan banggakan. n I wont to be the best person not only for them but for me too.

Showing posts with label psychology. Show all posts
Showing posts with label psychology. Show all posts

Wednesday, 3 September 2014

Positive Change's (Part 1)

Recently, we 've seen a lot of changes happened around us, especially in technology area and development in that area increasingly sophisticated. The changes have not been imagined by us earlier, now occurring in front of us. Then the changes will not inconceivable will happened again filling the future.
The change certainly would change also the live of ordinary people, either in areas politics, social, and culture. then who make changes that happen? How that happens?, and how we actively involved filling out those changes?

Starting from Dream.
"I Have Dreams!" is the word that always come from the mouth of the children. No matter how high, no matter how large, and no matter how far that dream of the themselves. As the increase of the age, the boundary of self ability getting to be distinctly seen, such a looking at the roof and walls of the room (so narrow and full limitations).

Then, what are you dreams? and what do you expect?

nothing can make a person so very exited and very tired, a side from the dreams and expectations of own self. the changes was born form the spirit for a better and a passion to reach a dream.

Dreams and Problems
when some one start dreaming, then form that time began to have new problems of his life. that is " How I reached my dream?"

One of friends once said that the problem is something that can make you into a good person. the problem that we face is the processes  of a journey that we needs facing to achieve our dreams.

and then what kind of situations, which are described as issues that can improve quality of our selves? Let's see:
-
- are the situations where we have ability and willingness to finish it?
- are the situations where we don't have ability and wanted to finish it?
- are the situations where we have ability but reluctant to finish it?
- are the situations where we don't have ability and reluctant to finish it?

A situation when we have ability the ability and willingness to settle a problem is the problem can keep our ability to subsist on ourselves, these problems could be in make maintain ability of self. whereas, situation where we have not ability but wanted to accomplish, this is a situation where we can learn new skills.

situation where we have the ability but reluctant to finish it is the situation where we get stuck and even the condition of decreased ability we have. and situation we have not ability and reluctant to finish it is the situation where we plunge and filled with sense of sighing.

in islam delivered in Al-Quran surat Al-Baqoroh paragraph 286 where it said that "Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity". Problems would take us to the slump where we are reluctant to and evasive to resolve it. 

Find a Dream

"How do i find a dream of my life?"

someone would not find something just in silence. just like a gem, which is located in a mountain not getting out by itself and glisten suddenly. need to find and sharpened to obtain and glisten beautiful. 

consistent effort will bring in a direction that will take on your dream. and started from question of yourself about what you must do now?.

Climb that mountain is in your sight, instead of mountain away from you that you can't climb at the moment. in the presence of mountain climbing will able to increase your ability and endurance. and when you reach the top of mountain, new perspective board will unfolds before. so you can prefer which the higher mountain, who want you to climb up.

simply, life as we would to climb up a mountain or down the valley, when we climb will requiring more effort but we become having a wider outlook will life. while the down valley will bring us to the limitation of views. 
  
 

Perubahan yang Positif (Bagian 1)




Akhir-akhir ini, kita banyak melihat banyak perubahan yang terjadi di sekeliling kita, terutama dalam bindang teknologi dan perkembangannya yang semakin canggih. perubahan yang tidak terbayangkan oleh kita sebelumnya, kini terjadi di hadapan kita. maka perubahan yang tidak akan terbayangkan akan kembali terjadi mengisi dekade-dekade yang akan datang. perubahan tersebut tentunya akan merubah pula tataran keidupan masyarakat baik di bidang sosial, politik, dan budaya. lalu siapa yang membuat perubahan itu terjadi? bagaimana perubahan itu terjadi, dan bagaimana kita aktif terlibat mengisi perubahan tersebut?

BERAWAL DARI IMPIAN

"Aku Punya Impian!" adalah kata yang selalu terucap dari mulut anak-anak. tak peduli seberapa tinggi, tak peduli seberapa besar, dan tak peduli seberapa jauh impian tersebut dari diri mereka. seiring pertambahan usia, batasan batasan akan kemampuan diri semakin jelas terlihat seperti layaknya memandang atap dan dinding kamar (begitu sempit dan penuh keterbatasan).

Lalu, Apa saja impian anda? dan Apa saja yang anda harapkan?

"tidak ada yang dapat membuat seseorang begitu sangat bersemangat dan begitu sangat lelah, selain dari impian dan harapan pada diri orang itu sendiri". peruahan lahir dari semangat untuk menjadi lebih baik dan semangat untuk menggapai mimpi.

MIMPI DAN MASALAH

Ketika seseorang mulai bermimpi, maka dari detik itu pula seseorang mulai memiliki permasalahan baru dalam kehidupannya. yaitu: " bagaimana aku mencapai mimpiku ........???"

salah seorang teman pernah berkata bahwa masalah adalah sesuatu yang dapat membuat mu menjadi manusia yang berkualitas.masalah yang kita hadapi adalah proses perjalanan yang perlu kita hadapi untuk mencapai impian kita.

lalu situasi yang seperti apa, yang dikatakan sebagai masalah yang dapat meningkatkan kulitas diri kita? mari kita lihat:
- apakah situasi dimana kita memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyelesaikannya?
- apakah situasi dimana kita tidak memiliki kemampuan tapi ingin untuk menyelesaikannya?
- apakah situasi dimana kita memiliki kemampuan tapi enggan untuk menyelesaikannya? ataukah
- situasi dimana kita tidak memiliki kemampuan dan enggan untuk menyelesaikannya?

situasi dimana kita memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyelesaikan suatu permasalahan adalah permasalahan yang dapat menjaga kemampuan kita untuk tetap ada pada diri kita masalah ini dapat di jadikan sebagai maintain ability of self.  sedangkan, situasi dimana kita tidak memiliki kemampuan tapi ingin untuk menyelesaikannya adalah situasi dimana kita dapat belajar keahlian yang baru.

situasi dimana kita memiliki kemampuan tapi enggan untuk menyelesaikannya adalah situasi dimana kita akan mengalami kondisi stuck dan bahkan mengalami penurunan kemampuan yang kita miliki. dan situasi dimana kita tidak memiliki kemampuan dan enggan untuk menyelesaikannya adalah situasi dimana kita akan terpuruk dan dipenuhi dengan rasa keluh dan kesah.

Dalam islam disampaikan dalam surat Al-Baqoroh ayat 286 diaman dikatakan bahwa " Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya". Permasalan yang akan membawa kita menjadi terpuruk adalah situasi dimana kita enggan  dan menghindar untuk menyelesaikannya.

MENEMUKAN MIMPI

"Bagaimana aku menemukan mimpi hidupku?"

Seseorang tidak akan menemukan sesuatu hanya dengan berdiam diri. seperti halnya permata yang berada di sebuah gunung, tidak akan keluar dengan sendirinya dan berkilau tiba-tiba. perlu dicari dan diasah untuk mendapatkan dan menjadi berkilau indah.

Upaya yang konsisten akan membawamu pada arah yang membawamu pada mimpimu. dan dimulai dari pertanyaan akan dirimu sendiri mengenai apa yang harus kau lakukan sekarang dan saat ini juga.

Dakilah gunung yang berada di hadapanmu, bukan gunung yang jauh dari dirimu yang tidak bisa kau daki saat ini. pendakian akan gunung dihadapanmu dapat membentuk kemampuanmu dan ketahananmu. dan ketika kau mencapai puncaknya, pandangan baru yang luas akan terbentang di hadapan, dan dengan begitu kamu dapat lebih memilih gunung yang lebih tinggi untuk kau daki yang berada di hadapanmu.

secara sederhana, kehidupan seperti halnya kita meniki suatu gugung atau menuruni lembah, diamana ketika kita mendaki akan memerlukan usaha yang lebih namun kita menjadi memiliki pandangan yang lebih lluas akan kehidupan. sedangkan menuruni lembah akan membawa kita pada keterbatasan pandangan.




 

Sunday, 13 January 2013

Aku Individu...

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku individu,
Aku berkepribadian,
Aku individu yang mengejar kesenangan dan menghindari ketidak senangan
(Freud - Psikoanalisis)

Aku individu,
Aku berkepribadian,
Aku individu yang bergerak apabila ada yang mengkondisikan
(Bandura - Behavioral)

Aku individu,
Aku berkepribadian,
Aku individu yang bergerak mengikuti hati dan pikiran.
(Aron T. Back - Cognitive Behavioral Therapy)

Aku individu,
Aku Berkepribadian,
Aku individu ....

YANG MANA???

Kita akan seringkali mencoba saling mengerti, bukan hanya "berfikir" atau "merasa"
"tapi dengan perbuatan."

"saya rasa dan saya pikir mereka telah mengerti"
bukan hanya dengan merasa bahwa saya fikir mereka telah mengerti.

Wednesday, 2 November 2011

Pendekatan dalam Pemahaman Perilaku

 & TEKNIK YANG  DIGUNAKAN DALAM SUATU PENDEKATAN

          Psikologi merupakan suatu ilmu untuk memahami suatu perilaku atau ilmu yang mempelajari tentang gejala-gejala jiwa. Menurut Singgih Dirgagunarsa (Sobur, Alex; 2005) psikologi ini merupakan ilmu yang memperlajari tingkah laku manusia.
Psikologi sebagai suatu ilmu yang mempelajari memhami suatu perilaku mengandung beberapa unsur yaitu:  pemahaman, prediksi, dan pengontrolan.  Unsur-unsur ini tercermin pada suatu pendekatan dalam memahami suatu perilaku menusia. Berbagai pendekatan utama yang digunakan untuk memahami berbagai perilaku antara lain: Psikoanalisis, Behavioral, dan humanisme. Pendekatan utama mempelopori munculnya pendekatan-pendekatan yang lain seperti: eksistensialisme, analisis transaksional, Adlerian, gestalt, trait n factor, rasinal emotif, inhibisi resiprokal, konseling realitas, dan eklektik (Mappiare, Andi; 2010).
Bagaimana suatu pendekatan dapat memahami suatu perilaku yang muncul...? Apakah setiap pendekatan dapat memahami berbagaimacam perilaku yang muncul, atau setiap pendekatan hanya dapat memahami  satu atau beberapa kasus perilaku....?  semoga penjabaran beberapa pendekatan dibawah ini bisa menjadi suatu pengantar bagaimana suatu pendekatan memiliki pemahamannya tersendiri dalam memahami suatu perilaku.

Monday, 2 November 2009

Perilaku Penundaan (PROKRASTINASI)


Prokrastinasi.... mungkin kata itu yang bisa yang saya ungkap untuk menggambarkan suatu perilaku penundaan. saya katakan demikian karena prokrastinasi ini merupakan istilah bidang keilmuan dalam bidang yang saya geluti dalam menggambarkan perilaku penundaan...
Sebelum kita menerawang jauh mengenai perilaku penundaan ini, mari kita sama2 mengenal terlebih dahulu mengenai prokrastinasi itu sendiri.

Wednesday, 23 September 2009

Inferiority Complex

INFERIORITY FEELING'S

pernah enggak merasakan diri ini enggak berharga dilingkungan sekitar kamu, enggak mampu untuk menyelesaikan masalah yang sedang kamu hadapin, perasaan enggak berarti ketika berada di lingkungan sekitar kamu or minder yang berlebih.... ???

PERNAH NGERASA ato ENGGA NGERASA cuma kamu yang tau BUT kamu harus tetep waspada sama perasaan-perasaan kamu yang mana perasaan itu lebih cenderung untuk membuat kamu ngalamin perasaan "ENGGAK BERARGA" * * *
or istilah yang familiar di dunia psikologi disebut -INFERIORITY FEELING-






REMAJA SLOWLEARNER

SLOW LEARNER 

(Alam Setia Bakti, 2008)

Slow Learner (Chaplin, 2005: 468) yaitu suatu istilah nonteknis yang dengan berbagai cara dikenakan kepada anak-anak yang sedikit terbelakang secara mental, atau yang berkembang lebih lambat daripada kecepatan normal.



Slow learner atau anak lambat belajar adalah mereka yang memiliki prestai belajar rendah (di bawah rata-rata anak pada umumnya) pada salah satu atau seluruh area akademik, tapi mereka ini bukan tergolong anak terbelakang mental. Skor tes IQ mereka menunjukkan skor anatara 70 dan 90 (Cooter & Cooter Jr., 2004; Wiley, 2007). Dengan kondisi seperti demikian, kemampuan belajarnya lebih lambat dibandingkan dengan teman sebayanya.
Tidak hanya kemampuan akademiknya yang terbatas tapi juga pada kemampuan-kemampuan lain, dianataranya kemampuan koordinasi (kesulitan menggunakan alat tulis, olahraga, atau mengenakan pakaian). Dari sisi perilaku, mereka cenderung pendiam dan pemalu, dan mereka kesulitan untuk berteman. Anak-anak lambat belajar (slow learner) ini juga cenderung kurang percaya diri. Kemampuan berpikir abstraknya lebih rendah dibandingkan dengan anak pada umumnya. Mereka memiliki rentang perhatian yang pendek.
Anak dengan SL (slow learner) memiliki cirri fisik normal. Tapi saat di sekolah mereka sulit menangkap materi, responnya lambat, dan kosa kata juga kurang, sehingga saat diajak berbicara kurang jelas maksudnya atau sulit nyambung. Diatas disebutkan bahwa remaja yang slow learner memiliki skor IQ berkisar antara 70 – 90, walaupun demikian tidak keseluruhan anak slow learner memiliki IQ seperti itu. Kelemahan akademik utama yang dialami oleh slow learner adalah membaca, berbahasa, dan memori, social dan perilaku.


A.1.1 Membaca
Individu yang mengidap keterlambatan dalam kemampuan membaca, mengalami kesulitan dalam mengartikan atau mengenali struktur kata-kata atau memahami struktur kata tersebut. Mereka juga mengalami kesulitan lain seperti cepat melupakan apa yang telah dibacanya.
Sebagian para ahli berargumen bahwa kesulitan mengenali bunyi-bunyi bahasa (fonem) merupakan dasar bagi keterlambatan kemampuan membaca, dimana kemampuan ini penting sekali bagi pemahaman hubungan antara bunyi bahasa serta tulisan yang mewakilinya.


A.1.2 Bahsa Tertulis
Masalah yang dihadapi oleh SL (slow learner) dengan bahasa tertulis tampak dari tulisan tangan, kemampuan mengeja, susunan kata, penggunaan kosakata, serta kualitas dari tulisan yang dihasilkan. Banyak penderita SL dalam hal membaca juga memiliki kesulitan dalam menulis, karena keduanya berkaitan dengan bahasa (penerimaan serta pengekspresian).


A.1.3 Memori
Penderita slow learner juga mengalami kelemahan dalam mengingat. Mereka memiliki kesulitan dalam mengolah informasi sehingga dapat disimpan dalam memori jangka panjang.


A.1.4 Sosial dan Perilaku
Murid dengan derita slow learner kemungkinan juga akan memperlihatkan suatu tantangan social atau perilaku. Beberapa diantara mereka memperlihatkan kebiasaan yang kurang dapat diterima oleh masyarakat dibandingkan dengan kawan sebayanya. Mereka tidak dapat memperkirakan akibat dari tindakannya itu, menyalah tafsirkan tanggapan dari lingkungannya, dan kurang dapat menyesuaikan perilakunya dalam situasi social yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mereka terkadang diasingkan dan ditolak oleh rekan-rekan sebayanya.


A.2 Ciri-ciri Remaja Slow Learner
Karakteristik dari individu yang mengalami slow learner yang dikutip dari Christ dalam (Yahoo Answer: 2008) :
  1.  fungsi kemamampuan dibawah rata-rata pada umumnya.
  2. memiliki kecanggungan dalam kemampuan menjalin hubungan intrapersonal.
  3. memiliki kesulitan dalam melakukan perintah yang bertahap.
  4.  tidak memiliki tujuan dalam menjalani kehidupannya
  5. memiliki berbagai kesulitan internal seperti; keterampilan mengorganisasikan, kesulitan transfer belajar, dan menyimpulkan infromasi.
  6. memiliki skor yang rendah dengan konsisten dalam beberapa tes.
  7. memiliki pandangan mengenai dirinya yang buruk.
  8. mengerjakan segalanya secara lambat.
  9. lamabat dalam penguasaan terhadap sesuatu.

A.3 Faktor Penyebab Slow Learner
Tidak ada seorangpun yang tahu penyebab dari SL (slow learner) yang sebenarnya. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kalu SL itu adalah pembawaan atau diturunkan, tetapi ini juga tidak selalu terjadi. Factor lingkungan, mulai dari lingkungan belajr yang tidak layak hingga limbah-limbah yang membahayakan, kemungkinan ada hubungan dengan SL.


ReFerensi:
Crist. (2008). How to Know If Some One is a Slow Learner. [online]. Tersedia: http://
yahoo.com/ yahoo_Answer/Slow Learner.
Chaplin. (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.
Jenik, Cyinthia. (2002). Slow Learner. [oneline]. Tersedia: http// yahoo.com/
slow_learner.pdf [25 maret 2009]
Sudrajat, Akhmad. (2008). Kesulitan Belajar Siswa dan Bimbingan Belajar. [online].
Tersedia:http:// www.google.co.id/slow learner.[25 maret 2009]